Oleh: Luthfi Zain . Selaksa merengkuh senja. Koheren beradu. Dentuman pembuluh darah lepas. Sungguh tak sinkron! Apalah daya lemah Menghasut sedemikian rupa Bisu mendayu Tawa menggelegar Tangis pecah! Terima kasih Pulau antara dilema Serasa hampir runtuh Namun apalah daya Ia akan selalu menjadi bumi Hingga akhir nengakhiri Pasrah Jalan terakhir Kala juang terbayarkan Argh!! Apalagi! Purbolinggo, 31/10/2017